Senin, 01 Agustus 2011

Akhir Cerita

huhuhuuu,,masih gak percaya film HarPot abizz,,
:'(
di akhir cerita Harry menikah sama Ginny Weasley setelah 2 tahun menjalin hubungan,,
dan melalui banyak rintangan yk slalu mengancam nyawa Harry,,
tapi akhirnya mereka bahagia lhoo,,
Harry sama Ginny punya 3 anak yk nama-namanya diambil dari nama-nama orang-orang yk sangat disayangin dan paling berjasa dalam hidup Harry,,
truz Draco juga akhirnya baik sama trio Gryffindor itu, mungkin s;mua org sekarang ya,,
heeee :)
berikut nama-nama anak-anak nya Harry sama Ginny:

1. James Sirius Potter
James=diambil dari nama ayah kandungnya harry potter yaitu; "James Potter"
Sirius= diambil dari nama bapak baptisnya harry potter yaitu; "Sirius Black"


Dalam bab terakhir Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2, ia sedang ingin berangkat ke Hogwarts untuk tahun kedua dan digambarkan mirip dengan Fred dan George Weasley. James juga merupakan anak baptis dari kedua sahabat Harry yaitu Ron Weasley dan Hermione Granger.



2. Albus Severus Potter
Albus=diambil dari nama depannya "Dumbledore"
Severus=diambil dari nama depannya "Severus Snape"


Di cerita terakhir, sewaktu Al hendak berangkat ke Hogwarts di tahun pertamanya. Ia agak takut karena, sering di ejek-ejek kakaknya (James), kalau dia natinya akan masuk Slythren. Lalu Harry mengatakan bahwa salah satu anggota Slytherin, yaitu Severus Snape, adalah orang yang gagah berani. Ia dinamai menurut dua kepala sekolah Hogwarts, Albus Dumbledore dan Severus Snape. Albus Severus Potter gambarkan mirip Harry Potter.



3.Lily Luna Potter
Lily=diambil dari nama "ibu kandungnya Harry Potter"
Luna=diambil dari teman baik nya harry yaitu; "Luna Lovegood"

Lily Luna Potter adalah anak perempuan Harry dan Ginny Potter. Dalam bab terakhir Harry potter and the deathly hallows, ia belum cukup umur untuk pergi ke Hogwarts.Lily digambarkan seperti Ginny Weasley.



Jumat, 17 Juni 2011

Horcrux Voldemort


Arti Horcrux
Horcrux adalah suatu benda biasa yang di pergunakan untuk menyimpan (menyembunyikan) sebagian jiwanya agar mencapai sebuah keabadian kehidupan. Karena, jika tubuh si penyihir hancur, bagian dari jiwa itu tetap terpelihara di dalam Horcrux tersebut. Namun demikian, hancurnya tubuh si pembuat Horcrux akan menyebabkan penyihir itu dalam kondisi "setengah-hidup" karena mereka kehilangan bentuk jasmani. Sihir hitam yang diperlukan untuk menciptakan sebuah Horcrux dianggap sebagai sihir keji yang sangat tercela sehingga jarang sekali dipublikasikan, bahkan di buku-buku Ilmu Hitam.
Horcrux dapat dibuat dari benda biasa, termasuk organisme hidup. Kehancuran benda horcrux akan menghancurkan juga bagian jiwa yang disimpan di dalamnya, mengakhiri perlindungannya, dan mengembalikan si pembuat ke keadaan dapat mati, kecuali tentu saja, jika si pembuat memiliki Horcrux lainnya. Penghancuran suatu benda Horcrux memerlukan benda sihir yang kuat yang menyebabkan Horcrux itu tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri, misalnya dengan mempergunakan bias(racun) Basilisk atau kutukan api. Jika seorang penyihir telah membuat lebih dari satu Horcrux, ia akan tetap dalam keadaan tidak dapat mati hingga semua Horcrux itu dihancurkan. Tanpa Horcrux, si penyihir akan mati secara normal jika terluka.

Pembuatan Horcrux
Ada 4 proses syarat pembuatan Horcrux dan keempatnya itu semuanya sangat berat, sehingga tidak ada yang berani untuk membuat Horcrux. Kecuali orang yang benar-benat tamak. Lord Voldemort adalah satu-satunya penyihir yang secara eksplisit membuat Horcrux (walaupun ada juga penyihir yang telah membuatnya juga), dan merupakan satu-satunya penyihir yang diketahui pernah menciptakan lebih dari satu Horcrux.

Ada pun syarat-syarat pembuatan Horcrux :
1. Si pembuat Horcrux itu harus melewati pembunuhan yang sangat amat kejam dulu.
2. Menyediakan suatu benda yang berarti untuk dipilih menjadi tempat penyimpan serpihan jiwa.
3. Punya energi kemarahan dan kebencian yang besar.
4. Harus bisa menahan sakit sekuat-kuatnya karena proses pemecahan jiwa yang amat sangat sakit tak tertahankan.

Horcrux-horcrux Voldemort ;

1. Buku Harian Tom Marvolo Riddle (Diary Voldemort)

Buku itu dibuat Voldemort dari kematian keluarga Riddle. Buku itu muncul di Harry Potter “the Chamber Of Secret”, buku itu mulanya didapatkan di toilet wanita lalu disimpan Harry da kemudian dicuri seseorang. Ternyata buku itu disimpan oleh Lucius Malfoy lalu ia berikan pada Ginny Weasley tanpa mengetahui bahwa buku itu adalah Horcrux. Di pertarungan Harry dan Basilisk di kamar rahasia yang akhirnya dimenangkan oleh Harry, kemudian buku itu dihancurkan oleh Harry dengan menggunakan taring Basilisk.

2. Cincin Kebangkitan Marvolo Gaut
Cincin yang dibuat Voldemort dari kematian Tom Riddle Senior atau kakeknya Voldemort. Cincin ini disembunyikannya di pondok Gaunt. Voldemort membuat Horcrux ini tanpa menyadarinya bahwa cincin ini adalah salah satu dari tiga Relikui Kematian (Deathly Hallows). Cincin ini dihancurkan oleh Albus Dumbledore dengan menggunakan pedang Gryffindor yang membuat tangan Dumbledore menghitam karena terkena kutukan cincin itu dan yang lebih parahnya karena kutukan tersebut membuat umur Dumbledore tidak panjang.

3. Liontin Salazar Slytherin
Liontin yang dibuat Voldemort dari kematian seorang gelandangan. Liontin ini adalah milik salah satu pendiri Hogwarts yang merupakan leluhur dari Voldemort. Cincin ini dicuri dari Hepzibah Smith yang juga memiliki piala Helga Hufflepuff. Liontin ini disimpan digua pinggir laut. Dan kemudian Regulus Black,adik Sirius Black dan peri rumahnya,Kreacher. Meraka mengambil liontin yang asli dan menukarnya dengan liontin palsu. Liontin ini dihancurkan oleh Ron Weasley dengan menggunakan pedang Gryfindor yang dibawa sama Patronus rusa betina milik Pangeran Berdarah Campuran, yaitu Profesor Snape.

4. Piala Helga Hufflepuff
Piala yang dibuat Voldemort dari kematian Hepzibah Smith. Piala ini adalah milik dari salah satu pendiri Hogwarts, Helga Hufflepuff. Voldemort mencuri piala ini dari Hepzibah Smith, dan kemudian menjadikan piala ini sebagai Horcrux. Piala ini disimpan di Bank Gringots, didalam lemari besi Lestrange. Kemudian piala ini dihancurkan oleh Hermione Granger dengan menggunakan taring Basilisk.

5. Mahkota Rowena Ravenclaw
Mahkota yang dibuat Voldemort dari kematian seorang oetani Albania. Mahkota ini adalah milik salah satu pendiri Hogwarts, Rowena Ravenclaw. Mahkota ini dicuri oleh anak semata wayangnya dan kemudian disembunyikannya di salah satu pohon di hutan Albania, lalu mahkota ini disembunyikan di kamar kebutuhan Hogwarts. Dan mahkota ini hancur secara tidak sengaja oleh Vincent Crabbe hingga membuatnya mati. Mahkota ini dihancurkan dengan menggunakan mantra Fiendfyre, mantra yang mengeluarkan api.

6. Nagini (ular kesayang Voldemort)
Ular kesayangan Voldemort yang dibuatnya dari kematian Bertha Jorkins atau Frank Bryce, yang dipercayai oleh Dumbledore. Nagini merupakan ular peliharaan Lord Vodemort. Kemunculan Nagini pertama kali disebutkan dalam buku keempat, Harry Potter dan Piala Api, pada awal cerita. Ular itu mengadu pada majikannya bahwa ada seorang Muggle tua yang sedang menguping percakapan Voldemort dan Peter Pettigrew dekat pintu.

Dalam buku kelima, Voldemort merasuki Nagini dan menggunakannya untuk memeriksa keadaan di Departemen Misteri. Tidak dijelaskan bagaimana caranya Voldemort merasuki ularnya, dan bagaimana juga caranya mengirim ular itu ke Kementerian Sihir. Saat sedang memata-matai Departemen Misteri, Arthur Weasley memergoki ular itu saat dia mendapat giliran jaga. Nagini menyerang Arthur dan menyebabkannya terluka cukup parah sehingga harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit St. Mungo. Kejadian ini diketahui oleh Harry Potter ketika dia mendapat penglihatan ke dalam pikiran Voldemort. Dalam buku ketujuh, Nagini memakai tubuh Bathilda Bagshot yang sudah mati. Remus Lupin sudah berkata sebelumnya bahwa ada jenis sihir hitam yang belum diketahui oleh Harry Potter dan kawan-kawan, dan Hermione berpendapat bahwa ular yang "meminjam" tubuh manusia yang sudah mati adalah salah satu jenis sihir yang dimaksud. Dengan menyamar sebagai Bathilda, Nagini berhasil memikat Harry dan Hermione dan menahan Harry sebelum Voldemort datang. Bathilda tidak berbicara di hadapan Hermione karena sudah jelas akan ketahuan kalau dia menggunakan bahasa Parseltongue. Di akhir buku ketujuh, Neville memenggal kepala Nagini dengan menggunakan pedang Gryffindorr.

7. Harry Potter
Harry Potter yang secara tidak sengaja dibuat Voldemort menjadi Horcrux nya lewat kematian Lily Potter, ibu Harry. Harry Potter adalah horcrux yang tidak direncanakan, pada saat malam di mana orang tua Harry dibunuh, Voldemort secara tidak sengaja membagi setengah jiwanya kepada Harry. Sehingga kemampuan Voldemort yang Parseltongue terbagi kepada Harry. Dan Harry dapat merasakan emosi Voldemort melalui luka berbentuk halilintar yang ditinggalkan Voldemort di dahi Harry. Harry dibunuh sendiri oleh Voldemort di hutan terlarang dengan menggunakan kutukan Avada Kedavra, tetapi yang mati adalah jiwa Voldemort bukan jiwa Harry. Maka Harry pun hidup kembali sebagai Harry, tidak sebagai setengahnya dari Voldemort.

Sabtu, 04 Juni 2011

7 Monster Palink Menakutkan di Film-film Harry Potter

1. Dementor
Hhmmm,, akku sich kalo liatnya gak takut tapi kalo ketemu secara langsung mungkin akku bisa senyum-senyum tegang. Hahaaa..
Tentunya dengan ciuman mautnya yang mampu membuat semua kebahagiaan dalam diri seakan-akan menghulang,,hiiikkzz ksiaann Harry serriing banget dpt ciuman mautnya..


2. Basilisk
Mmmmm,,monster ini yang paling buat aku tegang sewaktu nonton film Harry Potter and the Chamber Of Secret. Yang sewaktu itu hampir saja membuat Harry mati karena kena taringnya tapi untung saja ada burung Phoenix. Basilisk diciptakan Voldemort dan hanya bisa berbahasa Porseltengue (bahasa ular), tapi ternyata Harry Potter juga bisa/memiliki bakat untuk berbicara pada ular. Tapi Basilisk hanya menuruti perintah Voldemort.


3. Boggart
Mungkin di antara 7 monster lainnya inilah monster yang bisa membuat kita semua tertawa, karena tidak ada seorang pun yang tau bagaimana bentuk asli dari Boggart. Kita bisa menghayalkan sesuatu yang lucu-lucu agar kita tidak merasa takut asalkan jangan menghayalkan sesuatu yang paling kita takuti..


4. Inferi
Monster ini sempat membuat Harry Potter kebingungan sendiri di dalam goa tapi untung saja ada Dumbledore yang masih bertahan dan menyelamatkannya.



5. Aragog serta Anak Cucunya
Nahh,,monster ini yang membuat Ron Weasley ketakutan setengah mati di dalam hutan terlarang..


6. Werewolf
Sungguh kasihaan Mr. Lupin harus keluar dari Hogwarts karena dia sudah diketahui banyak orang bahwa dia seorang Werewolf (serigala jadi-jadian). Tapi meskipun begitu Harry, Hermione, Ron dll tetap menyayanginya..


7. Naga Berduri Nigeri
Monster ini juga sempat membuat Harry dan orang-orang lainnya teganga karena takut akan Harry tidak bisa mengalahkannya. Tetapi untung saja Harry cerdik bisa membuatnya terjatuh..

Asal Mula Jubah Harry Potter

KISAH TIGA SAUDARA


Pada zaman dahulu ada tiga saudara, kakak beradik laki-laki, yang berkelana melewati jalan berliku-liku di senja hari. Pada waktunya, ketiga saudara ini telah tiba di sungai yang terlalu dalam untuk diseberangi dengan berjalan kaki dan terlalu berbahaya untuk diseberangi dengan berenang. Meskipun demikian, ketiga saudara ini menguasai ilmu sihir, maka mereka tinggal melambaikan tongkat sihir mereka dan sebuah jembatan muncul di atas air yang berbahaya itu. Mereka sudah tiba di tengah jembatan ketika ternyata jalan mereka dihalangi oleh sosok berkerudung.Dan Kematian berbicara kepada mereka. Dia marah karena kehilangan tiga korban baru, karena para pengelana biasanya tenggelam di sungai. Tetapi Kematian licik. Dia berpura-pura memberi selamat kepada ketiga saudara ini atas sihir mereka, dan berkata masing-masing berhak mendapatkan hadiah karena telah cukup pintar untuk menghindarinya.Maka si sulung, yang suka bertempur, meminta tongkat sihir yang lebih hebat daripada semua tongkat sihir yang ada tongkat sihir yang harus selalu memenangkan duel bagi pemiliknya, tongkat sihir yang layak diterima penyihir yang telah mengalahkan Kematian. Maka Kematian menyeberang ke sebatang pohon elder di tepi sungai, membuat tongkat sihir dari dahan yang menggantung di sana, dan memberikannya kepada si sulung.

Kemudian si tengah, orang yang sombong memutuskan dia ingin mempermalukan Kematian lebih jauh lagi, dan meminta kekuatan untuk memanggil yang lain dari Kematian. Maka Kematian memungut sebutir batu dari tepi sungai dan memberikannya kepada si tengah, dan memberitahukannya bahwa batu itu akan memiliki kekuatan untuk mengembalikan orang yang sudah mati.
Kemudian Kematian menanyai si bungsu, apa yang diinginkannya. Si bungsu ini yang paling rendah hati dan juga paling bijaksana di antara ketiga kakak-beradik ini, dan dia tidak mempercayai Kematian. Maka dia meminta sesuatu yang bisa membuatnya melanjutkan perjalanan dari tempat itu tanpa diikuti oleh Kematian. Dan Kematian, dengan amat sangat enggan, menyerahkan Jubah Gaib-nya sendiri kepada si bungsu.
Kemudian Kematian menyisih dan mengizinkan ketiga kakak-beradik itu melanjutkan perjalanan mereka, dan mereka pun melanjutkan perjalanan, sambil membicarakan dengan takjub petualangan yang telah mereka alami, dan mengagumi hadiah dari Kematian.
Pada saatnya ketiga kakak-beradik ini berpisah, masing-masing menuju tujuan mereka sendiri-sendiri.
Si sulung berjalan kira-kira seminggu lagi, dan tiba di suatu desa yang jauh, mencari penyihir kenalannya, dengan siapa dia pernah bertengkar. Tentu saja, dengan Tongkat Sihir Elder sebagai senjatanya, dia tak mungkin kalah dalam duel yang terjadi. Meninggalkan musuhnya mati di lantai, si sulung menuju tempat penginapan. Di sana dia membanggakan keras-keras kehebatan tongkat sihir yang telah diperoleh dari Kematian sendiri, dan tentang bagaimana tongkat sihir itu membuatnya tak terkalahkan.
Malam itu juga, seorang penyihir lain mengendap-endap mendatangi si sulung yang sedang terlelap, bersimbah anggur, di tempat tidurnya. Pencuri ini mengambil tongkat sihirnya, dan sebagai tambahan, menggorok leher si sulung.
Maka Kematian mengambil si sulung sebagai miliknya.
Sementara si tengah pulang ke rumahnya, tempat dia hidup sendiri. Dia mengeluarkan batu yang memiliki kekuatan untuk memanggil orang mati, dan memutarnya tiga kali dalam tangannya. Betapa heran dan gembiranya dia, sosok gadis yang dulu pernah diharapkannya untuk dinikahinya, sebelum gadis itu meninggal dalam usia muda, muncul seketika itu juga di hadapannya.
Meskipun demikian gadis itu sedih dan dingin, terpisah darinya seolah oleh sehelai selubung. Walaupun telah kembali ke dunia ornag hidup, dia sesungguhnya bukan bagian dari dunia ini dan menderita. Akhirnya si tengah, menjadi gila karena kerinduan yang sia-sia, membunuh diri supaya bisa benar-benar bergabung dengan gadis itu.
Maka Kematian mengambil si tengah sebagai miliknya.
Namun, meski Kematian mencari si bungsu selama bertahun-tahun, dia tak pernah berhasil menemukannya. Barulah ketika telah mencapai usia sangat lanjut, si bungsu membuka Jubah Gaib-nya dan memberikannya kepada anak-laki-lakinya. Dan kemudian dia menyalami Kematian sebagai teman lama, dan pergi bersamanya dengan senang, dan sebagai teman sederajat, mereka meninggalkan kehidupan ini.

About Mugle

Kemurnian darah (Harry Potter)
Para penyihir pada umumnya memandang Muggle dengan sikap merendahkan dan curiga, masalahnya, sikap ini menjadi kefanatikan bagi sebagian kecil penyihir. Mereka yang fanatik ini mengkotak-kotakkan diri mereka atas dasar banyaknya leluhur mereka, di mana penyihir "berdarah-murni" (mereka yang keluarganya seluruhnya adalah penyihir) dianggap sebagai yang paling tinggi, penyihir "berdarah-campuran" (mereka yang memiliki keturunan penyihir dan Muggle) pada tingkat menengah, dan "kelahiran-Muggle" (mereka yang tanpa keturunan penyihir) sebagai yang terendah. Para pendukung kemurnian-darah percaya bahwa hanya mereka yang "berdarah-murni"-lah yang berhak mengontrol dunia sihir, dan tidak menganggap bahwa penyihir "kelahiran-Muggle" sebagai penyihir yang sesungguhnya. Beberapa dari mereka bahkan bertindak terlalu jauh dengan membunuhi para "kelahiran-Muggle" supaya jangan dapat mempelajari sihir. Kebanyakan kaum fanatik ini adalah berdarah-murni, sekalipun perlu dicatat bahwa Voldemort, yang mendukung fanatisme ini, sesungguhnya adalah penyihir berdarah-campuran. Selain itu, sebenarnya hanya tinggal sedikit sekali penyihir yang benar-benar berdarah-murni, oleh karena tanpa menikah dengan populasi Muggle, para penyihir lama kelamaan akan habis. Namun demikian, banyak keluarga penyihir yang menutupi bahwa ada di antara keluarga mereka yang menikahi kaum Muggle. Salah satu contoh keluarga seperti ini adalah dalam Keluarga Black.


Muggle
Muggle adalah sebutan bagi seseorang yang tidak mempunyai kemampuan sihir dalam buku serial Harry Potter karya J. K. Rowling. Istilah ini digunakan pertama kali dalam seri pertama buku Harry Potter yang menceritakan kejadian saat paman Harry terkejut ketika dipanggil "muggle" oleh seseorang bertubuh kecil yang mengenakan jubah ungu.


Asal dan penggunaan
J. K. Rowling berkata bahwa dia menciptakan kata "muggle" dari kata "mug", yang dalam Bahasa Inggris berarti seseorang yang mudah dibodohi.
Kata "muggle" telah ditambahkan ke dalam Kamus Inggris Oxford pada 2003 untuk menyebut seseorang yang tidak menguasai suatu keahlian. Kata tersebut biasa digunakan oleh sekelompok pakar untuk menyebut orang-orang di luar kelompok mereka.



Sumber: google.com

Sabtu, 30 April 2011

Biografy Dan


Nama Lengkap : Daniel Jacob Raddiffe
Nama biasa : Daniel Raddiffe
Nama Panggila : Dan
TTL : Fullham, London, Inggris, Uk, 23 Juli 1989
Agama:tidak beragama ada juga yang bilang kalo Dan agamannya Yahudi
Tinggi Badan : 5' 6"
Nama Ayah : Alan George Radcliffe
Nama Ibu : Marcia Gresham Radcliffe
Kewarganegaraan : Inggris
Warna Rambut : Coklat Tua
Warna Mata : Biru
Pendidikan Terakhir : Sussex house school london, city of london school
Musik faveorite : Sex Pistols, indie musik, punk rock, underground


SINEMATOGRAFI
Film
2001 THE TAILOR OF PANAMA
2001 HARRY POTTER AND THE PHILOSOPHER'S STONE
2002 HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRETS
2004 HARRY POTTER AND THE PRISONER OF AZKABAN
2005 HARRY POTTER AND THE GOBLET OF FIRE
2007 HARRY POTTER AND THE ORDER OF THE PHOENIX
2007 DECEMBER BOYS
2009 HARRY POTTER AND THE HALF-BLOOD PRINCE
2010 HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS - PART 1
2011 HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS - PART 2
2012 THE WOMAN IN BLACK

Televisi
1999 DAVID COPPERFIELD
2005 FOLEY AND MCCOLL: THIS WAY UP
2006 EXTRAS
2007 MY BOY JACK
2010 THE SIMPSONS
2010 QI


Biografi :

PERSONAL
Daniel Jacob Radcliffe sendiri adalah aktor asal Inggris, anak dari pasangan Alan Radcliffe dan Marcia Gersham yang lahir pada 23 Juli 1989 di Fullham, London, Inggris. Bakat berakting Radcliffe sudah dimulai sejak dia mengikuti beberapa produksi di sekolah.

Setelah karirnya yang gemilang dalam membintangi ketujuh sekuel Harry Potter, yang diangkat dari novel terkenal karangan JK Rowling yang tersebar ke seluruh dunia, Daniel menjadi remaja (di bawah 30 tahun) terkaya di Inggris,dengan pendapatan 42 juta pound, mengungguli Kiera Knightley, Emma Watson, Ruppert Grint, dan Robert Pattinson.

Daniel memiliki beberapa pengakuan yang mengejutkan mengenai dirinya, seperti pengakuannya yang mencoba membaca buku Harry Potter ketika berumur 8 tahun, dan tidak mampu menyelesaikannya. Buku ini akhirnya mampu diselesaikannya ketika dia memerankan Harry Potter, dengan buku ketiga, Prisoner of Azkaban sebagai buku favoritnya. Daniel juga mengaku bahwa dirinya tidak pernah benar-benar menonton film THE TAILOR OF PANAMA yang dibintanginya.

Selain itu, hal mengejtukan lainnya adalah bahwa Daniel memiliki kebiasaan buruk yang sukar hilang, yaitu minum minuman keras dan merokok. Daniel tergolong perokok berat yang dapat menghabiskan berpack-pack rokok dalam sehari. Dia mengaku bahwa saat ini dia sedang mencoba mengurangi kebiasaannya minum minuman keras.

KARIR
Karir Daniel dimulai setelah dia membintangi serial TV DAVID COPPERFIELD pada 1999 sebagai Copperfield muda. Dua tahun kemudian, Daniel berperan sebagai Mark Pendel pada film THE TAILOR OF PANAMA. Setelah itu, dia mencoba peruntungan dengan mengikuti audisi pemain Harry Potter.

Nasib rupanya memang berpihak pada Daniel. Kecemerlangannya dalam berakting menarik perhatian Chris Colombus yang memberikannya peran utama sebagai Harry Potter dalam HARRY POTTER AND THE SORCERER'S STONE. Pilihan Chris Colombus tersebut juga didukung oleh J.K Rowling selaku penulis seri Harry Potter. Menurut Rowling, dirinya tidak bisa menemukan orang lain yang lebih mirip dengan karakter Harry Potter selain Daniel.

Setelah film ini, Daniel dikenal publik di seluruh dunia, dan tidak bisa dilepaskan dari citra Harry Potter. Oleh karenanya, Daniel mendapatkan kontrak untuk terus melakoni perannya sebagai penyihir cilik yang dilakoninya sejak berumur 11 tahun itu dalam enam film sekuel Harry Potter lainnya hingga 2010, yaitu HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRET, HARRY POTTER AND THE PRISONER OF AZKABAN, HARRY POTTER AND THE GOBLET OF FIRE, HARRY POTTER AND THE ORDER OF PHOENIX, HARRY POTTER AND THE HALF-BLOOD PRINCE, dan HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS yang terus menyita perhatian publik internasional.

Di tengah-tengah pembuatan film-film Harry Potter, Daniel juga sempat membintangi film DECEMBER BOYS pada 2007 yang dibuat di Adelaide dan beberapa wilayah di sekitar Australia.

Daniel sempat dinominasikan sebagai Best Newcomer pada Variety Club Award. Daniel, yang dalam perannya kerap memakai kacamata ini, juga menerima penghargaan Sir James Carreras sebagai Outstanding New Talent dalam perannya dalam Harry Potter. Time Kids juga menganugerahi Daniel penghargaan Person of the Year 2002.

Pada pertengahan Juli 2010, Daniel mulai berperan dalam film lain selain Harry Potter, yaitu pada THE WOMEN IN BLACK, sebagai Arthur Kipp, seorang pengacara muda yang menyelidiki keberadaan wanita berbaju hitam. Daniel juga dikabarkan akan kembali ke Broadway dengan menjadi bintang dalam drama yang berjudul HOW TO SUCCEED IN BUSINESS WITHOUT REALLY TRYING setelah perannya sebagai Harry Potter sang penyihir tuntas.

Senin, 18 April 2011

About Hogwarts and 4 dorm

Hogwarts

Hogwarts dikisahkan sebagai salah satu sekolah sihir terbaik dunia yang berada di Inggris. Sekolah ini berfungsi melatih anak-anak yang berumur mulai 11 hingga 18 tahun yang memiliki kemampuan sihir untuk menjadi para penyihir yang berkualitas.
Sekolah Sihir Hogwarts merupakan nama sekolah sihir rekaan yang menjadi latar belakang serial Harry Potter. Hogwarts dikisahkan sebagai salah satu Sekolah Sihir terbaik dunia yang berada di Inggris. Sekolah ini berfungsi melatih anak-anak yang berumur mulai 11 hingga 18 tahun yang memiliki kemampuan sihir untuk menjadi para penyihir yang berkualitas. Slogan Hogwarts adalah draco dormiens nunquam titillandus (bahasa Latin) yang secara harafiah berarti "seekor naga tidur jangan digelitiki/dipermainkan" atau di Indonesia lebih sering diterjemahkan sebagai "jangan mengganggu naga yang sedang tidur".



Lokasi
Lokasi Hogwarts sangat dirahasiakan oleh dunia sihir, khususnya terhadap komunitas Muggle (komunitas non-sihir, yaitu orang-orang yang tidak memiliki kemampuan sihir). Rowling menyatakan bahwa Hogwarts terletak di daerah bergunung-gunung dan di salah satu daerah terpencil di Skotlandia, Inggris, di dekat sebuah desa bernama Hogsmeade.
Hogwarts juga dilindungi dengan banyak sihir oleh setiap kepala sekolah yang sedang menjabat untuk melindungi baik dari komunitas muggle maupun komunitas penyihir. Untuk menyembunyikan keberadaan Hogwarts dari komunitas Muggle, bangunan Hogwarts diperlihatkan sebagai rumah tua yang tidak berpenghuni. Terhadap penyihir, Hogwarts dilindungi dari "penyihir-yang-tidak-diundang". Bahkan penyihir terbaik pun tidak bisa mempergunakan ilmu "apparate" dan "disapparate" (secara sihir menghilang dari satu tempat dan langsung muncul kembali di tempat lain) untuk datang ke dan pergi dari Hogwarts. Walaupun demikian, dalam beberapa bagian dari serial ini, ada celah-celah tertentu yang tanpa sadar tidak terlindungi oleh kepala sekolah, sehingga akhirnya dapat juga dimasuki oleh pihak-pihak lawan.
Di dekat Hogwarts terdapat suatu desa yang hanya dihuni oleh komunitas sihir, Hogsmeade. Murid-murid Hogwarts dapat memperoleh izin untuk mengunjungi Hogsmeade mulai tahun ketiga mereka dengan menyertakan izin dari orang tua/wali.
Di setiap akhir tahun ajaran, murid-murid Hogwarts wajib mengikuti ujian-ujian sesuai dengan pelajaran yang diambilnya. Namun ada ujian khusus yang perlu diambil di tahun kelima dan ketujuh. Di akhir tahun kelima, mereka wajib mengambil ujian O.W.L (Ordinary Wizarding Levels). Sedangkan di akhir tahun ketujuh, mereka akan mengikuti ujian N.E.W.T (Nastily Exhausting Wizarding Tests).



Asrama/Hostel

Asrama adalah ruangan yang digunakan para murid di sekolah sihir Hogwarts sebagai tempat tinggal selama belajar di Hogwarts, pembagian asrama ini berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh topi seleksi. Di seri Harry Potter, Sekolah Sihir Hogwarts terbagi menjadi empat asrama, masing-masing menggunakan nama keluarga pendirinya Godric Gryffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw dan Helga Hufflepuff. Asrama-asrama tersebut saling bersaing selama mereka bersekolah, dengan menambah atau mengurangi angka dari berbagai peristiwa, untuk memperoleh Piala Asrama. Masing-masing memiliki tim Quidditch tersendiri yang bersaing dalam memperebutkan PialaQuidditch. Kompetisi yang paling sering terjadi antara Asrama Gryffindor dan Slytherin. Asrama di Hogwarts merupakan tempat tinggal dan belajar untuk setiap muridnya.


Pendiri Hogwarts




Hogwarts didirikan oleh empat penyihir hebat bernama Godric Griffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw, dan Helga Hufflepuff pada sekitar tahun 1000 M. Nama-nama mereka kemudian dijadikan sebagai nama asrama murid-murid Hogwarts yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan keempat pendiri tersebut. Hogwarts memiliki semboyan "draco dormiens nunquam titillandus" yang berarti "jangan membangunkan naga tidur"
Berkaitan dengan Salazar Slytherin, diceritakan dalam Harry Potter dan Kamar Rahasia bahwa Slytherin membangun sebuah kamar rahasia yang dihuni oleh monster yang hanya bisa dikendalikan oleh keturunan Slytherin (belakangan diketahui kalau monster ini adalah Basilisk, ular raksasa yang bisa membunuh hanya dengan pandangan matanya). Slytherin membangun kamar rahasia ini dengan harapan agar cita-citanya untuk menjadikan Hogwarts sebagai sekolah sihir hanya untuk mereka yang berasal dari keluarga penyihir dapat terwujud.



Gryffindor


Asrama Gryffindor adalah salah satu nama asrama fiktif di serial Harry Potter karya J. K. Rowling. Asrama Gryffindor berada di Sekolah Sihir Hogwarts.Binatang Identitas Asrama Gryffindor adalah singa.Merah dan emas adalah warna kebanggaan Gryffindor. Nama itu diambil dari salah satu pendiri sekolah tersebut, Godric Gryffindor. Ia adalah salah satu penyihir terbesar di masanya. Gryffindor hidup kira-kira seribu tahun yang lalu bersama Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff, dan Salazar Slytherin. Peninggalan Gryffindor yang ada saat ini adalah topi seleksi yang dulu adalah miliknya dan pedang bertahtakan permata dan diukir dengan namanya yang sekarang disimpan di kantor Profesor Albus Dumbledore.
Murid-murid yang tinggal di asrama Gryffindor digambarkan sebagai orang-orang yang gagah berani. Banyak Auror adalah alumni Gryffindor. Selain Harry Potter sendiri, teman-teman baiknya juga bertempat tinggal di Gryffindor. Teman-teman sekamar Harry Potter di Gryffindor antara lain: Ron Weasley, Seamus Finnigan, Neville Longbottom, dan Dean Thomas. Teman baik Harry, Hermione Granger, serta kekasihnya, Ginny Weasley, juga bertempat tinggal di Gryffindor. Saudara Ron yang lain juga dulunya tinggal di Gryffindor.
Ron Weasley dan Hermione Granger terpilih sebagagi prefek Gryffindor di tahun ke-5 mereka.
Tim Quidditch Gryffindor baru memenangkan beberapa kejuaraan di tahun ke-3 Harry Potter bersekolah di Hogwarts. Anggota tim Gryffindor antara lain: Oliver Wood (sudah lulus), Angelina Johnson, Alicia Spinnet, Katie Bell, Fred dan George Weasley, Cormac McLaggen, Ron Weasley dan Harry Potter sendiri.


Hufflepuff


Hufflepuff, didirikan oleh Helga Hufflepuff, menilai kerja keras, kesetiaan, toleransi dan keadilan di atas semuanya. Binatang identitas asrama adalah badger dan kenari dengan kuning dan hitamsebagai warna kebanggannya. The Fat Friar adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Hufflepuff berkesuaian dengan elemen tanah, dimana asrama tempat tinggal mereka berlokasi di suatu tempat di ruangan bawah tanah, pintu masuknya dapat ditemukan melalui lukisan yang berada di sekitar dapur. Sandi harus diberikan ketika akan masuk. Ruang bersama Hufflepuff dipenuhi warna kuning dan kursi malas dan memiliki terowongan bawah tanah yang tembus ke asrama, dimana semuanya memiliki pintu lingkarang sempurna, seperti ujung tong[1]. Sangat sedikit anggota Hufflepuff yang disebutkan secara spesifik, dan secara umum, mereka tidak banyak terlihat dalam seri Harry Potter. Kepala asrama saat ini adalah Pomona Sprout yang memiliki sebuah piala(yang pada akhirnya diketahui adalah Horcrux).


Ravenclaw


Ravenclaw menilai kecerdasan, kreativitas, akal dan kebijaksanaan. "Wit beyond measure is man's greatest treasure" adalah kutipan yang sering diulang oleh Ravenclaw. Binatang identitasnya adalah elang, dan menggunakan warna biru dan perunggu (walaupun di film digunakan warna biru dan perak). Hantu asrama adalah Grey Lady, yang diungkapkan di Harry Potter dan Relikui Kematian sebagai Helena Ravenclaw, putri dari pendiri Hogwarts Rowena Ravenclaw. Menurut Rowling, Ravenclaw berhubungan dengan elemen udara. Rowena Ravenclaw juga merupakan pemilik dari mahkota, yang kemudian dibuktikan sebagai sebuah horcrux pada buku ketujuh ini.
Ruang bersama dan asrama Ravenclaw berada di Menara Ravenclaw di bagian barat sekolah. Beberapa murid Ravenclaw disebutkan secara spesifik di buku Harry Potter. Ruang bersama berbentuk lingkaran, seperti halnya Gryffindor, dan memiliki langit-langit kubah yang dilukiskan bintang-bintang. Juga terdapat terdapat patung dada dari Rowena Ravenclaw memakai mahkotanya. Untuk masuk ke dalam ruang bersama Ravenclaw, teka-teki logis harus diselesaikan. Hal ini sangat kontras dengan Ruang bersama Gryffindor, Hufflepuff dan Slytherin, yang menggunakan sandi untuk masuk.
Kepala asrama saat ini adalah Filius Flitwick.


Slytherin


Seperti pendirinya, Salazar Slytherin, asrama Slytherin menilai dari ambisi, kecerdikan (licik), daya akal yang panjang dan keturunan darah murni. Buku juga menyatakan haus kekuasaan adalah karakteristik dari Slytherin. Binatang yang melambangkan Slytherin adalah ular, dan menggunakan warna hijau dan perak sebagai warna identitas. Bloody Baron adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Slytherin berhubungan dengan elemen air. Asrama dan ruang bersama dapat dicapai melalui sebuah dinding batu di dalam ruang bawah tanah. Ruang bersama Slytherin berbentuk panjang, rendah, berada di bawah danau Hogwarts dan dilengkapi dengan lampu hijau dan kursi.
Topi Seleksi mengklaim bahwa kemurnian darah adalah faktor dalam menyeleksi Slytherin, walaupun hal ini tidak disebutkan sampai buku kelima.
Sampai akhir buku Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran, kepala asrama adalah ProfesorSeverus Snape. Setelah Profesor Snape melarikan diri dengan Pelahap Maut, Profesor Horace Slughorn mengisi posisinya. Slughorn merupakan kepala asrama Slytherin untuk beberapa lama sebelum pensiun dan kembali ke Hogwarts pada tahun ke-6 Harry Potter. Setelah kekalahan terakhir Lord Voldemort, Slytherin tidak lagi mengunggulkan kemurnian darah, tidak lagi mempertahankan kemurnian darah. Walaupun begitu, reputasi gelapnya masih hidup.